IMG_5797
Duta Literasi MAN Insan Cendekia Aceh Timur Zatil Ula Tembus Parlemen Remaja Dapil Aceh

Duta Literasi MAN Insan Cendekia Aceh Timur Zatil Ula Tembus Parlemen Remaja Dapil Aceh

Herdiansah, Aceh Timur — Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar MAN Insan Cendekia Aceh Timur. Salah seorang Duta Literasi, Zatil Ula, berhasil menorehkan prestasi dengan lolos sebagai peserta Parlemen Remaja Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa budaya literasi yang terus dikembangkan di MAN Insan Cendekia Aceh Timur tidak hanya mendorong siswa untuk gemar membaca dan menulis, tetapi juga membentuk keberanian mereka untuk menyampaikan gagasan, berpikir kritis, serta mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Sebagai Duta Literasi, Zatil Ula selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan literasi di lingkungan madrasah. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengikuti proses seleksi Parlemen Remaja yang menuntut kemampuan berpikir kritis, wawasan kebangsaan, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda dan masyarakat.

Lolosnya Zatil Ula sebagai perwakilan dari Dapil Aceh juga menjadi pencapaian yang membanggakan bagi madrasah. Ia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama MAN Insan Cendekia Aceh Timur dan menjadi representasi generasi muda Aceh yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa literasi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga menjadi jalan bagi siswa untuk memahami persoalan, menyusun gagasan, menyampaikan pendapat, dan berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokrasi.

Koordinator Literasi MAN Insan Cendekia Aceh Timur menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Zatil Ula menjadi salah satu buah dari proses pembinaan yang menempatkan literasi sebagai bagian penting dalam pengembangan karakter dan potensi siswa.

Kami tentu sangat bangga. Zatil Ula menunjukkan bahwa literasi bukan hanya tentang buku, tetapi tentang bagaimana seorang siswa mampu membaca persoalan, berpikir kritis, menyampaikan gagasan, dan berani mengambil peran. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkap pimpinan.

Keberhasilan Zatil Ula menembus Parlemen Remaja Dapil Aceh diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa MAN Insan Cendekia Aceh Timur untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk bersuara, berdiskusi, berorganisasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Prestasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa Duta Literasi bukan sekadar gelar, melainkan ruang untuk bertumbuh, berkarya, dan menjadi bagian dari perubahan.

Selamat kepada Zatil Ula. Semoga pengalaman di Parlemen Remaja menjadi langkah awal untuk terus menyuarakan gagasan generasi muda Aceh dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait