935C7E2E-CBD0-4999-84D6-8BBC1753CF10
Menginspirasi Lewat Literasi Rupiah, Herdiansah Sabet Dua Gelar Bergengsi Duta Guru CBP Rupiah

Koordinator Literasi MAN Insan Cendekia Aceh Timur Raih Duta Guru Favorit dan Harapan II Duta Guru CBP Rupiah 2026

Lhokseumawe (Tim Literasi Cendekia) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar MAN Insan Cendekia Aceh Timur. Koordinator Literasi MAN Insan Cendekia Aceh Timur, Herdiansah, S.Pd., Gr., berhasil meraih Duta Guru Favorit sekaligus Juara Harapan II Duta Guru CBP Rupiah 2026 pada ajang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lhokseumawe.

Kompetisi Duta Guru CBP Rupiah merupakan ajang yang bertujuan melahirkan guru-guru inspiratif sebagai agen edukasi masyarakat dalam menanamkan pemahaman mengenai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Melalui kompetisi ini, para peserta diuji tidak hanya dari kemampuan komunikasi dan kreativitas, tetapi juga penguasaan materi tentang Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

Dalam proses seleksi, Herdiansah menampilkan berbagai inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan edukasi CBP Rupiah dengan dunia literasi. Melalui pendekatan yang kreatif dan dekat dengan peserta didik, ia mengajak generasi muda untuk mengenal Rupiah bukan sekadar sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai identitas bangsa yang harus dijaga dan dihormati.

Menurut Herdiansah, pemahaman mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah perlu ditanamkan sejak dini kepada peserta didik agar tumbuh kesadaran dalam menjaga nilai dan martabat mata uang Indonesia.

“Mencintai Rupiah berarti merawat dan memperlakukan uang dengan baik, tidak merusak ataupun mencoret-coret. Bangga Rupiah berarti menjadikan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa dan mengutamakannya dalam setiap transaksi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu, Paham Rupiah berarti mampu mengenali ciri keaslian uang Rupiah, memahami cara merawatnya, serta mengetahui peran Rupiah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.”

Penghargaan Duta Guru Favorit menjadi bentuk apresiasi atas dukungan dan antusiasme masyarakat terhadap karya edukasi yang disampaikan Herdiansah selama kompetisi berlangsung. Sementara itu, predikat Juara Harapan II menunjukkan kompetensi, dedikasi, serta komitmennya dalam menyebarluaskan edukasi CBP Rupiah kepada dunia pendidikan dan masyarakat luas.

Kepala MAN Insan Cendekia Aceh Timur menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa guru madrasah tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat melalui berbagai program nasional.

Prestasi yang diraih Herdiansah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam pembelajaran, sekaligus memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda. Melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, diharapkan lahir generasi yang memiliki kepedulian terhadap mata uang nasional, memahami pentingnya menjaga keaslian Rupiah, serta turut berperan dalam membangun perekonomian Indonesia yang semakin kuat.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait