WhatsApp Image 2026-07-18 at 22.59.18 (1)
Outbound Karakter di Pantai Pelangi Tutup Rangkaian MATAMUDA MAN Insan Cendekia Aceh Timur

Tim Literasi Cendekia, Aceh Timur – Rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MAN Insan Cendekia Aceh Timur resmi ditutup dengan kegiatan Outbound Karakter yang berlangsung di Pantai Pelangi, Aceh Timur. Kegiatan ini menjadi puncak pembinaan peserta didik baru setelah selama sepekan mengikuti berbagai materi pengenalan lingkungan madrasah, penguatan karakter, kesehatan, bela negara, tertib berlalu lintas, hingga edukasi bahaya narkoba. Pelaksanaan MATAMUDA sendiri berlangsung selama enam hari sebagai bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik baru.

Outbound karakter secara resmi dibuka oleh Kepala MAN Insan Cendekia Aceh Timur, Zulkarnain, S.Pd.I., M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, kerja sama, dan kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan outbound ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, disiplin, serta semangat pantang menyerah. Karakter yang kuat akan menjadi bekal penting bagi para murid untuk meraih prestasi sekaligus menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Zulkarnain di hadapan seluruh peserta.

Suasana Pantai Pelangi yang asri menjadi ruang belajar yang berbeda bagi para murid baru. Berbagai permainan edukatif dan tantangan kelompok dirancang untuk melatih komunikasi, kepemimpinan, kemampuan memecahkan masalah, serta membangun rasa saling percaya antarsesama peserta. Gelak tawa, semangat, dan kekompakan tampak mewarnai setiap rangkaian kegiatan, menciptakan pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan di antara peserta didik baru.

Selain menjadi sarana rekreasi edukatif, outbound karakter juga menjadi media internalisasi nilai-nilai yang telah diperoleh selama MATAMUDA. Para peserta diajak untuk mengimplementasikan sikap disiplin, integritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap aktivitas yang dijalankan.

Ketua panitia MATAMUDA menyampaikan bahwa penutupan melalui outbound dipilih agar para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di dalam kelas, tetapi juga merasakan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mampu membentuk karakter secara lebih nyata.

Dengan berakhirnya kegiatan outbound di Pantai Pelangi, maka seluruh rangkaian MATAMUDA MAN Insan Cendekia Aceh Timur Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi ditutup. Diharapkan seluruh murid baru mampu beradaptasi dengan budaya madrasah, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan integritas, serta tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam prestasi, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait